rss_feed

Desa Ngasinan

Kedondong RT 02 Ngasinan, Bener, Purworejo
Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengah
Kode Pos 54183

085183173228 mail_outline ngasinan.bener@purworejokab.go.id

Cuti Bersama
Cuti Bersama Tahun Baru Imlek
  • M. HAMRON ROSADI

    Kepala Desa

    Tidak Ada di Kantor
  • ANTOKO

    Sekretaris Desa

    Tidak Ada di Kantor
  • BENY ANGGA SUBIYANTO

    Kaur Perencanaan

    Tidak Ada di Kantor
  • ANDRIAWAN

    Kaur Keuangan

    Tidak Ada di Kantor
  • TURIJAN

    Kasi Pemerintahan

    Tidak Ada di Kantor
  • EKO BUDI SISWANTO

    Kasi Kesejahteraan

    Tidak Ada di Kantor
  • SUJIYANTO

    Kasi Pelayanan

    Tidak Ada di Kantor
  • SURIP

    Kadus II

    Tidak Ada di Kantor
  • SUNAJI

    Kadus III

    Tidak Ada di Kantor
  • SLAMET RIYADI

    Kadus IV

    Tidak Ada di Kantor
  • MARDI

    Kadus V

    Tidak Ada di Kantor
  • IRPAN

    Kadus VI

    Tidak Ada di Kantor

settings Pengaturan Layar

Selamat Datang di Portal Resmi Sistem Informasi Desa Ngasinan Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo Mari sadar administrasi kependudukan, silahkan ajukan permohonan PIN untuk Layanan Mandiri untuk mengecek data kependudukan anda, cukup kirimkan NIK dan Nama Gadis Ibu Kandung anda.
Bulan Ini
Kelahiran
0 Orang
Kematian
0 Orang
Masuk
0 Orang
Pindah
0 Orang
Bulan Lalu
Kelahiran
0 Orang
Kematian
0 Orang
Masuk
0 Orang
Pindah
0 Orang

0

Hari Ini

0

Kemarin

0

Minggu Ini

0

Bulan Ini

6

Bulan Lalu

6

Tahun Ini

112

Tahun Lalu

752

Total
fingerprint
Peran Institusi Kesehatan Swasta Penting, Wabup Minta Tak Kehilangan Misi Sosial

31 Okt 2023 13:42:14 499 Kali

Pemerintah daerah memang telah memiliki berbagai institusi kesehatan mulai dari RSUD, Puskesmas, Puskesmas Pembantu maupun Poliklinik Desa. Namun dengan berbagai keterbatasan yang ada, institusi pelayanan kesehatan milik pemerintah, belum bisa melayani seluruh lapisan masyarakat secara optimal. Oleh karenanya, keberadaan institusi kesehatan yang dikelola swasta, sangat penting dan strategis dalam membantu meningkatkan derajat kesehatan.

Hal itu di ungkapkan Wakil Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH saat menghadiri perayaan syukur Rumah Sakit Palang Biru Kutoarjo (RSPBK) yang ke-25 dengan tema “Berjalan Bersama Mewujudkan Pelayanan Kasih dan Gembira”. Hadir dalam acara tersebut, Direktur RSPBK dr Iwan Santoso MPH, Ketua Yayasan Swana Santa yang menaungi RSPBK Suster Alexandra ADM, Forkopimcam Kecamatan Kutoarjo, serta unsur terkait lainnya.

Lebih lanjut Wabup mengatakan, dengan adanya bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kabupaten Kulonprogo, tentunya membutuhkan infrastruktur pendukung yang memadai termasuk dalam hal pelayanan kesehatan. Sehingga RSPBK harus memproyeksikan diri bukan lagi sebagai rumah sakit berkelas lokal dan regional, tetapi harus menuju rumah sakit bertaraf internasional” ungkapnya.

Ditambahkan Wabup, biaya operasional rumah sakit memang sangat besar, sehingga wajar apabila biaya pelayanan kesehatan di rumah sakit swasta relatif lebih mahal. Biaya yang dibebankan kepada masyarakat pengguna jasa pelayanan kesehatan dibutuhkan agar rumah sakit swasta dapat membiayai biaya operasional, sehingga bisa terus eksis dan berkembang.

”Namun saya berharap rumah sakit swasta tetap tidak kehilangan misi-misi sosialnya, tanpa harus mengorbankan kepentingan bisnis. Semoga dengan tidak melupakan misi sosial, RSPBK tidak akan pernah rugi, namun justru semakin eksis dan berkembang dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat luas,” harapnya.

Sementara dr Iwan Santoso MPH menjelaskan pelayanan kesehatan dimulai sejak tahun 1952 yang dilakukan oleh para suster, karena tergerak hatinya untuk menolong sesama. Dimulai dengan memakai satu ruangan di susteran kutoarjo berkembang dengan melayani persalinan dan perawatan bayi. Pada 30 oktober tahun 1998 RSPBK memperoleh ijin tetap sebagai rumah sakit umum, dan di usia 25 tahun ini RSPBK  mempunyai kapasitas 143 tempat tidur. 

“RSPBK mampu mengadakan spesialistik dan mampu mengadakan tindakan operasi yang cukup rumit, seperti operasi katarak, operasi di bidang urologi serta operasi ganti sendi dan lutut,” jelasnya.

Iwan Santoso berharap, dengan adanya perubahan sosial teknologi RSPBK selalu berupaya menghadirkan pelayanan yang aman, nyaman, mudah dan cepat kepada masyarakat Kutoarjo dan sekitarnya. RSPBK selalu berusaha untuk perbaiki sehingga mutu pelayanan selalu terjamin.

Sumber: Prokopim

chat
Kirim Komentar

Untuk artikel ini

person
stay_current_portrait
mail
chat

event Agenda


  • Belum ada agenda

assessment Statistik

account_circle Pemerintah Desa

share Sinergi Program

contacts Media Sosial